Sistem rāhui berakar pada pengakuan dan perlindungan hak tenurial laut lokal tradisional.
Ocean Equity Wheel
12 sectors with 3 concentric rings per criterion; rings fill by score (0–3). Index score shown at centre.
Equity Profile (Radar)
Circular shape reveals strengths and weaknesses across criteria.
Assessment Details per Criterion
Penutupan periodik area laut menjaga kesehatan ekosistem.
Pengetahuan adat menjadi dasar utama pengelolaan rāhui.
Institusi adat dan pemerintah daerah bekerja berdampingan.
Komunitas lokal dan nelayan memimpin secara langsung pembuatan sistem tata kelola rāhui.
Aturan rāhui dikomunikasikan secara terbuka kepada komunitas.
Tanggung jawab pengawasan diemban tokoh adat dan komunitas.
Sengketa diselesaikan melalui musyawarah adat.
Dampak penutupan terhadap mata pencaharian dipertimbangkan.
Rotasi area meminimalkan kerugian jangka pendek nelayan.
Pemulihan stok ikan dievaluasi setelah pembukaan kembali.
Manfaat hasil laut dibagikan secara adat kepada komunitas.
Reference
Blythe, J.L., Claudet, J., Gill, D. et al. The Ocean Equity Index. Nature 650, 123–128 (2026). https://doi.org/10.1038/s41586-025-09976-y
Ocean Equity Index Portal
Visit the official Ocean Equity Index portal for publications, guidance, and the global OEI framework: oceanequityindex.org